Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Elevated, yang dikenal sebagai Jalan Layang Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ), merupakan salah satu proyek infrastruktur strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan efisiensi koridor transportasi tersibuk di Indonesia. Jalan tol layang sepanjang ±36,4 kilometer ini membentang dari Cikunir (Bekasi) hingga Karawang, Jawa Barat, dan dibangun di atas ruas tol eksisting Jakarta–Cikampek untuk memisahkan arus lalu lintas jarak jauh dari kendaraan komuter.
Proyek ini dirancang untuk menjawab tingginya volume kendaraan di koridor Jakarta–Bekasi–Karawang yang menjadi tulang punggung mobilitas kawasan industri dan logistik nasional. Dengan struktur elevated yang masif, pembangunan jalan tol ini melibatkan pekerjaan konstruksi kompleks, termasuk pembangunan ribuan pier, pier head, girder, serta slab beton bertulang yang harus memenuhi standar teknis tinggi untuk menjamin kekuatan, stabilitas, dan durabilitas jangka panjang.
Pelaksanaan konstruksi dikerjakan melalui kolaborasi sejumlah kontraktor besar nasional, termasuk PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan PT Acset Indonusa Tbk. Dalam mendukung pembangunan struktur jalan tol layang ini, kebutuhan material beton menjadi komponen krusial mengingat skala dan kompleksitas proyek.

Sebagai bagian dari rantai pasok konstruksi, Adhimix RMC turut berkontribusi melalui penyediaan lebih dari 110.000 meter kubik beton ready-mix yang digunakan pada berbagai elemen struktur utama. Dukungan pasokan beton yang konsisten dan sesuai spesifikasi teknis membantu memastikan kelancaran progres pekerjaan di lapangan. Keterlibatan ini menjadi bagian dari kontribusi Adhimix RMC dalam pembangunan infrastruktur transportasi modern yang memperkuat konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat.
Detail Proyek:
Nama Proyek: Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Elevated (Jalan Layang Sheikh Mohammed bin Zayed/MBZ)
Lokasi: Cikunir (Bekasi) – Karawang, Jawa Barat
Panjang Jalan Tol: ±36,4 kilometer
Tipe Struktur: Jalan tol layang (elevated highway) di atas ruas eksisting Jakarta–Cikampek
Kontraktor Utama: PT Waskita Karya (Persero) Tbk & PT Acset Indonusa Tbk
Volume Beton Adhimix: >110.000 meter kubik